Hangatnya Jahe Gepuk Babe Haryana

Jahe Gepuk Babe Haryana - foto by : Prisca Pricilia


SOLO (26/10/16) – Berbicara tentang Solo, sudah pasti tak bisa lepas dari kata Wedangan. Wedangan atau lebih sering disebut HIK oleh segelintir orang merupakan sebuah kedai kaki lima yang menjual berbagai jenis minuman dan makanan maupun camilan. Meskipun sekarang mulai banyak wedangan-wedangan yang bernuansa modern. Di depan Wedangan Babe Haryanto atau lebih dikenal dengan Hik Babe ini terdapat beberapa Wedangan dan juga Cafe modern, namun tak mengurangi eksistensi dari Wedangan Babe yang selalu ramai pengunjung. Hik Babe ini terletak di Jalan Hasanuddin (Timur Hotel Agas) Solo. Hik Babe ini buka dari pukul 16.00 – 02.00 dini hari.

Minuman andalan di Hik Babe adalah Jahe Gepuk. Jahe Gepuk Hik Babe memiliki bahan seperti jahe yang sudah digepuk, gula batu, dan jeruk nipis. Jahe Gepuk Hik Babe disajikan dalam gelas besar dan piring kecil. Selain rasanya yang segar, dan aroma yang nikmat juga harga yang cukup terjangkau menjadikan Jahe Gepuk Hik Babe makin banyak penikmatnya dari semua kalangan. Jahe Gepuk Hik Babe ini sangat cocok dinikmati di malam hari atau saat musim hujan seperti sekarang ini. Hik Babe juga menawarkan beberapa makanan dan cemilan yang ditawarkan Hik Babe antara lain nasi olahan, mie rebus/goreng, gorengan, serta aneka sate, dengan harga yang cukup terjangkau.
 
Hik Babe membawa konsep kesederhaan. Tempat yang luas dengan suasana lesehan yang nyaman, dan bebas pengamen, tak heran jika Hik Babe menjadi salah satu tempat nongkrong dan kumpul bersama yang sering dikunjungi anak muda atau untuk gathering club atau komunitas.

- Prisca Pricilia -

Meriahnya Pagelaran Festival Payung Indonesia 2016 di Solo



Festival Payung Indonesia 2016 - Prisca Pricilia

#Event - Bulan September di Kota Solo merupakan bulan penuh event besar. Salah satunya adalah event Festival Payung Indonesia 2016. Festival Payung Indonesia  menjadi event tahunan yang selalu ditunggu oleh warga Solo maupun para wisatawan. Pada tahun ini Festival Payung Indonesia 2016 bertemakan "Sky Umbrella, Eksploring Indonesia" yang di selenggarakan pada hari Jum'at - Minggu tanggal 23 - 25 September 2016 pada pukul 09.00 - 21.00 WIB di Taman Balekambang Solo.

Para Pengunjung Berselfie  - Prisca Pricilia
Festival Payung Indonesia 2016 ini di dukung oleh Kementerian Pariwisata, karena selain untuk melestarikan seni kerajian payung di Indonesia juga sebagai daya tarik para wisatawan untuk berlibur.

Payung - payung yang di pamerkan merupakan payung yang telah dilukis dengan indah dan ditampilkan sekreatif mungkin. Dalam event ini, tidak hanya menampilkan payung lukis dari Solo saja, melainkan dari seluruh Indonesia, bahkan dari Luar Negeri. Selain itu, terdapat pameran dan lomba foto, workshop, pentas musik, tari payung, dan masih banyak lagi.

Cuaca yang berubah - ubah tidak mengurangi antusiasme warga Solo untuk datang dan menyaksikan Festival Payung Indonesia di Taman Balekambang Solo. Selain karena akhir pekan, para pengunjung juga tidak dikenakan biaya untuk menikmati event ini. Para pengunjung event ini sebagian besar anak muda tidak pernah ketinggalan untuk mengabadikan moment ini dengan berselfie.


- Prisca Pricilia -

Direktori

Portofolio

Independence Day ala Parkiran Jazz di Balai Soedjatmoko Solo

Jam Sesion - Parkiran Jazz "Merdeka" at Balai Soedjatmoko, Solo. Kamis1 25/08/16.

#Event - Setiap bulan Agustus, banyak kegiatan yang dilakukan masyarakat di seluruh Indonesia tak terkecuali masyarakat di Kota Solo untuk berpartisipasi dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 71 tahun.


Gema Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 71 tahun membuat banyak pihak mempersiapkan berbagai macam agenda hiburan, tak terkecuali sebuah komunitas pencinta musik jazz di Kota Solo yakni Solo Jazz Society (SoJazz). Pada Kamis, 25 Agustus 2016, mereka mengelar acara bertajuk Parkiran Jazz Independence Day. Acara ini di selenggarakan di Bentara Budaya Balai Soedjatmoko, Solo dari pukul 19.30 - 22.30 WIB.

Mereka mengangkat tema "Merdeka" bertujuan untuk meramaikan nuansa Kemerdekaan RI ke 71 tahun di Kota Solo, selain itu untuk meningkatkan kreatifitas dengan mengaransemen berbagai lagu - lagu nasional dan perjuangan dengan berbagai inovasi dan karateristik musik dari beberapa musisi jazz.

Banyak musisi jazz yang berpartisipasi antara lain SunFlower Project (Jogja), Aditya Ong Trio With Putri, Crossroad, The Cip's Gank, Jeje and Friend's, dan masih banyak lagi. Setiap penampilan akan diberi durasi 15 - 30 menit untuk memainkan set list mereka.

Penampilan The Cip's Gank with Putri - Parkiran Jazz
"Merdeka" at Balai Soedjatmoko, Solo. (Kamis 25-08-16)

"Acara ini diselenggarakan bertujuan untuk memperingati Kemerdekaan RI dan juga ajang promosi musik jazz" ujar Putri, Solo.

Di penghujung acara akan diadakan Jam Sesion. Dalam sesi ini penonton di perbolehkan untuk nge-jam bersama musisi - musisi yang hadir dalam pagelaran tersebut.

Komunitas SoJazz merupakan komunitas pecinta musik Jazz yang di bentuk sejak Februari 2007. Mereka mengadakan berbagai jenis kegiatan mulai dari latihan bersama, Jam Sesion, serta mengadakan event rutin, antara lain Parkiran Jazz yang diadakan setiap bulan di Bentara Budaya Balai Soedjatmoko, Solo dan event tahunan Jazzin Lebaran.

-Prisca Pricilia-

Link Exchange


Nikmatnya Wedang Ronde Solo

Wedang Ronde dan Wedang Asle - Manahan. Foto : Prisca P
Wedang Ronde merupakan salah satu minuman tradisional yang sangat nikmat berasal dari Tanah Jawa. Bila anda ingin menemukan penjual Wedang Ronde, anda bisa menemukannya di daerah Solo, Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, Wonogiri, Jogja, dan kota-kota lainnya di Pulau Jawa. Di Kota Solo, anda bisa menemukan beberapa penjual Wedang Ronde dan Asle di sekitar Manahan, Ngarsopuro, Gladag, Alun-alun Solo dan pedagang keliling dari kampung-kampung.


Wedang Ronde merupakan salah satu minuman yang terbuat dari bahan dasar jahe sebagai kuah yang ditambah bola-bola ronde yang terbuat dari tepung beras dengan isian gula jawa dan kacang tumbuk, kolang kaling yang diiris tipis-tipis, dan beberapa butir kacang goreng. Wedang Ronde disajikan dalam mangkuk kecil dan cara meminumnya menggunakan sendok bebek (sendok pipih).

Minuman ini sangat cocok dinikmati saat malam hari, apalagi saat cuaca dingin. Biasanya pedagang Wedang Ronde hanya menggunakan gerobak dorong dan menggelar beberapa tikar untuk pembeli yang ingin menikmati hangatnya Wedang Ronde. Harga satu porsi Wedang Ronde sangat terjangkau, hanya dengan harga Rp 5.000. Karena sejarah panjang dan kenikmatan rasanya, tak jarang pula Wedang Ronde menjadi salah satu menu andalan di berbagai hotel maupun restauran.